Share

KOPDASINDO Teken Akad Musyarokah dengan 15 Pondok Pesantren di Lombok untuk Pembangunan Dapur SPPG

IMG_1147_1.jpg Natasya Munadhila Amna
Last updated: 16 Jan 2026
119 Views

KOPDASINDO Teken Akad Musyarokah dengan 15 Pondok Pesantren di Lombok untuk Pembangunan Dapur SPPG

Koperasi Produsen Dapur Santri Indonesia (KOPDASINDO) secara resmi melaksanakan penandatanganan Akad Musyarokah dengan 15 pondok pesantren di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam rangka pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis Badan Gizi Nasional. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 24 April 2025, bertempat di Pondok Pesantren Ishlahudiny I, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Penandatanganan Akad Musyarokah tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua I KOPDASINDO, KH Alimakki Kusairi, bersama para pimpinan dari 15 pondok pesantren di Lombok. Prosesi penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Ketua Umum KOPDASINDO, Hafidzah Munfa’ati, sebagai bentuk dukungan dan komitmen organisasi dalam memperluas kerja sama strategis berbasis syariah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus inti KOPDASINDO, di antaranya Ketua II Lalu Zakaria, Sekretaris Jenderal Nazarudin Latif, Bendahara Umum Nurul Muttaqin, Wakil Bendahara Nunung Ervana, Wakil Ketua II Parsidi, ST, Koordinator Wilayah NTB Ponimin, ST, Wakil Ketua III Lalu Robby Azizi, Wakil Ketua IV Lalu Harianto, serta seluruh pengurus KOPDASINDO lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KOPDASINDO, Hafidzah Munfa’ati, menyampaikan bahwa penandatanganan Akad Musyarokah ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran pesantren sebagai mitra utama dalam penyediaan dapur sehat untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, pesantren memiliki posisi yang sangat strategis karena selain berperan sebagai lembaga pendidikan dan keagamaan, juga memiliki basis sosial yang kuat di tengah masyarakat.

“Melalui akad musyarokah ini, KOPDASINDO dan pesantren membangun kemitraan yang setara dan saling menguatkan. Pembangunan Dapur SPPG di lingkungan pesantren diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi santri maupun masyarakat sekitar,” ujar Hafidzah Munfa’ati.

Akad Musyarokah yang ditandatangani ini menjadi dasar kerja sama antara KOPDASINDO dan pondok pesantren dalam pembangunan dan pengelolaan dapur SPPG. Skema musyarokah dipilih sebagai bentuk kerja sama berbasis prinsip syariah yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kebersamaan, dan transparansi dalam pengelolaan usaha bersama.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempercepat pembangunan dapur SPPG yang memenuhi standar kelayakan, keamanan pangan, dan keberlanjutan operasional, guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Badan Gizi Nasional. Dengan adanya dapur SPPG di lingkungan pesantren, diharapkan distribusi makanan bergizi dapat berjalan lebih efektif, terjangkau, dan tepat sasaran.

Selain itu, pembangunan dapur SPPG juga memiliki manfaat ekonomi dan sosial yang luas. Keberadaan dapur ini berpotensi menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, serta meningkatkan keterlibatan pesantren dalam pembangunan sosial berbasis kemandirian. Pesantren tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif sebagai pelaksana dan pengelola program.

Wakil Ketua I KOPDASINDO, KH Alimakki Kusairi, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata sinergi antara koperasi dan pesantren dalam membangun ekosistem pemenuhan gizi yang berkelanjutan. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga amanah kerja sama ini dengan penuh tanggung jawab.

KOPDASINDO optimistis bahwa kolaborasi dengan pondok pesantren di Lombok NTB akan menjadi model kemitraan yang dapat direplikasi di wilayah lain. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan Dapur SPPG diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


IMG_1147_1.jpg
Natasya Munadhila Amna
Video Editor, Desainer Grafis, Content Creator
Related Content
Ketua Umum KOPDASINDO Kunjungi PT Waskita Precast untuk Kerja Sama Pembangunan Dapur SPPG
Ketua Umum Koperasi Dapur Sehat Indonesia (KOPDASINDO), Umi Hafidzah Munfa’ati, melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Waskita Precast di Karawang pada Jumat, 12 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerja sama strategis dalam pembangunan Dapur SPPG sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis Badan Gizi Nasional.
IMG_1147_1.jpg Natasya Munadhila Amna
12 Jan 2026
Penandatanganan Akad Musyarokah KOPDASINDO Bersama 15 Ponpes Dukung Pembangunan Dapur SPPG
Koperasi Produsen Dapur Santri Indonesia (KOPDASINDO) secara resmi menandatangani Akad Musyarokah dengan 15 pondok pesantren di Jawa Tengah dalam rangka pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penandatanganan yang berlangsung pada Senin, 21 April 2025, di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama berbasis syariah antara KOPDASINDO dan pesantren.
IMG_1147_1.jpg Natasya Munadhila Amna
16 Jan 2026
KOPDASINDO dan SKKP Teken Kerja Sama Strategis Pembangunan 100 Dapur SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis
Koperasi Dapur Santri Indonesia (KOPDASINDO) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit (SKKP) dalam pengawalan, pengamanan, serta pembangunan 100 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan pondok pesantren. Penandatanganan kontrak kerja sama ini dilaksanakan pada 8 Desember 2025 di Kantor KOPDASINDO, Gedung Granadi, Jakarta, sebagai langkah nyata mendukung dan merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis bagi para santri di seluruh Indonesia.
WhatsApp_Image_2025-06-16_at_21_48_17_1_.jpeg Hafidzah Munfaati Youssuf MSi
24 Dec 2025
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Kebijakan Privasi and Kebijakan Kukis
Compare product
0/4
Remove all
Compare