Bank Mandiri SME Jakarta Tinjau Proyek Pembangunan Dapur SPPG KOPDASINDO di Jawa Tengah

Tim Bank Mandiri SME Jakarta Tinjau Proyek Pembangunan Dapur SPPG KOPDASINDO di Jawa Tengah
Koperasi Produsen Dapur Santri Indonesia (KOPDASINDO) menerima kunjungan Tim Bank Mandiri SME Jakarta yang dipimpin oleh Ibu Nurini Rullyanti dalam rangka pengecekan fisik sejumlah proyek pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik KOPDASINDO di wilayah Jawa Tengah. Kunjungan ini dilaksanakan pada Jumat, 24 Oktober 2025, sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi dan dukungan perbankan terhadap pengembangan infrastruktur dapur sehat yang berkelanjutan.
Kegiatan kunjungan lapangan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan meninjau langsung lokasi Dapur SPPG Pujangga Hidayatul Mubtadiin yang berlokasi di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Dalam peninjauan tersebut, Tim Bank Mandiri melihat secara langsung kondisi fisik bangunan, kesiapan sarana prasarana, serta progres pembangunan yang telah berjalan sesuai dengan perencanaan KOPDASINDO.
Setelah dari Sayung, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi Dapur SPPG Pujangga Mutiara Hikmah di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Di lokasi ini, tim melakukan dialog singkat dengan pengelola setempat untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses pembangunan, pengelolaan dapur, serta kesiapan operasional dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut ke Kabupaten Kudus, tepatnya di lokasi Dapur SPPG Pujangga Sirotul Fuqaha, Kecamatan Undaan. Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa standar pembangunan dan kelayakan fasilitas dapur SPPG diterapkan secara merata di setiap wilayah operasional KOPDASINDO.
Usai dari Kudus, Tim Bank Mandiri SME Jakarta melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Blora untuk meninjau dua lokasi dapur SPPG sekaligus. Lokasi pertama adalah Dapur SPPG Pujangga Sunan Ampel yang berada di Kecamatan Kunduran, kemudian dilanjutkan ke lokasi terakhir, yakni Dapur SPPG Pujangga Nurul Huda di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Dengan demikian, seluruh rangkaian kunjungan mencakup lima titik dapur SPPG strategis yang menjadi bagian dari pengembangan jaringan dapur sehat KOPDASINDO di Jawa Tengah.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi fisik proyek pembangunan dapur SPPG, menilai kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan, serta memastikan bahwa dukungan pembiayaan dan kemitraan yang terjalin dapat berjalan secara optimal, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan komunikasi dan koordinasi antara KOPDASINDO dan Bank Mandiri sebagai mitra strategis.
Manfaat dari kegiatan kunjungan ini dirasakan secara langsung oleh KOPDASINDO, khususnya dalam meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan terhadap program-program yang dijalankan. Dengan adanya pengecekan fisik secara menyeluruh, proses evaluasi dan pendampingan dari pihak perbankan dapat dilakukan secara objektif dan berbasis kondisi nyata di lapangan. Hal ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan dapur SPPG yang berkualitas dan berstandar nasional.
Di sisi lain, dukungan Bank Mandiri melalui unit SME juga memberikan dampak positif bagi keberlanjutan program dapur sehat KOPDASINDO, terutama dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, penciptaan lapangan kerja lokal, serta peningkatan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat. Kehadiran dapur SPPG di berbagai daerah menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan sosial yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan.
KOPDASINDO menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bank Mandiri, khususnya Tim SME Jakarta, atas perhatian, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan. Sinergi ini diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan demi mewujudkan dapur sehat yang profesional, aman, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor antara koperasi dan lembaga perbankan, KOPDASINDO optimistis pembangunan Dapur SPPG di berbagai daerah dapat berjalan lebih terstruktur, berdaya guna, dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional.
Natasya Munadhila Amna


